Manajemen Finansial

Sudah banyak pakar yang memberikan literasi atau manajemen finansial dengan bermacam-macam teori. Namun, teori-teori itu ternyata sangat sulit untuk dilaksanakan apalagi dibiasakan. Saya pun merasakan ketika pertama kali lulus SMA dan memasuki dunia kerja sekaligus perkuliahan, borosnya minta ampun.

Di tengah pandemi Covid-19 ini keuangan semakin sulit dan butuh penyesuaian ulang antara pemasukan dan pengeluaran. Ilmu manajemen finansial di perkuliahan biasanya hanya membahas sampai basis perusahaan. Hal itu yang membuat saya sebagai mahasiswa ekonomi tetap kebingungan mengelola keuangan walaupun sudah berkuliah di fakultas ekonomi.


Setelah mempelajari berbagai hal dan mencoba sejumlah cara berhemat serta menabung, akhirnya saya menemukan cara saya sendiri. Ada teori yang menyatakan untuk menghemat uang adalah Spend Less Than You Earn yang artinya Gunakan Lebih Sedikit Dari yang Kau Dapatkan. Tapi, saya memilih cara saya, yaitu Save First Then You Spend atau menabung dulu baru menggunakan sisanya.


Cara ini saya gunakan dengan berbagai platform. Awalnya saya hanya menggunakan rekening bank untuk menabung, namun cara itu hanya membuat saya semakin boros karena belanja online terus menerus. Akhirnya saya mengenal Bibit, platform menabung reksadana.


Manajemen Finansial Menggunakan Bibit


Dengan Bibit saya mulai diarahkan untuk menabung sesuai target yang saya inginkan. Saat ini target saya adalah Dana Pensiun, Dana Kuliah, dan Dana membeli iPhone baru. Dengan fitur roboadvisor yang ada di Bibit sangat membantu saya untuk menghitung berapa tabungan yang harus saya simpan selama sebulan.


Keuntungannya, ketika saya menabung reksadana di Bibit, saya jadi tidak boros dengan cara tarik tunai terus menerus. Sebab, proses pencairan reksadana bisa berhari-hari, hal itu yang membuat saya agak sedikit malas untuk menjual reksadana dan menjadikannya tempat menabung.


Manajemen finansial yang saya gunakan ini sudah saya gunakan selama beberapa hari. Walaupun baru, ternyata sangat membantu saya untuk konsisten menabung dan mempersiapkan masa depan. Mungkin, tahun depan saya akan membuat target untuk menikah, hehehe.


Hal-hal lainnya terkait Bibit bisa pembaca dapatkan di website resmi Bibit atau mendownload aplikasinya langsung di AppStore dan Playstore. Tapi, saya mewant-wanti pembaca untuk mempelajari terlebih dahulu soal Bibit dan reksadana agar tidak panik dan kaget, ya!


Teori manajemen finansial yang saya gunakan bisa pembaca gunakan. Khususnya kalangan mahasiswa, para pekerja bergaji kecil, dan juga para pekerja lepas. Tapi, harus diingat juga, setelah sebagian uang ditabung, pembaca harus memikirkan kebutuhan dan mengutamakannya daripada keinginan. Jangan sampai menghambur-hamburkan uang secara tidak jelas.


Selamat Mencoba, Ya!





Baca juga: