L'Arc-en-CIel Mirai

Setelah menanti kurang lebih empat tahun, band rock terbesar asal Jepang, L’Arc-en-Ciel akhirnya merilis single terbaru berjudul Mirai pada 31 Mei 2021. Lagu ini dirilis di usia band yang digawangi Hyde (Vokal), Tetsuya (Bass), Ken (Gitar), dan Yukihiro (Drum) ini menginjak 30 tahun. Terakhir kali, Laruku - nama singkat L’Arc-en-Ciel - merilis lagu Don’t Be Afraid pada tahun 2016.


Band yang terbentuk sejak 1991 ini terkenal dengan lagu-lagunya yang kerap menjadi soundtrack sejumlah anime, salah satunya adalah Rurouni Kenshin atau lebih dikenal dengan Samurai X di Indonesia. Dengan cepat, Laruku meraih hati para fansnya dengan lagu-lagunya yang unik dan catchy.


Selain itu, L’Arc-en-Ciel terakhir kali merilis album pada tahun 2012 bertajuk Butterfly. Sejak awal terbentuk, band yang berasal dari Osaka, Jepang ini sudah melahirkan 12 album dan dijual lebih dari 13 juta copy. Bahkan, Laruku sudah menjual 16 juta single hingga kini.


Tidak hanya itu, Laruku menduduki peringkat 58 pada daftar 100 artis pop Jepang oleh HMV Jepang. Juga, menjadi salah satu band rock Jepang yang pernah menggelar tur keliling dunia, termasuk Indonesia.


Pada 2012, ketika Laruku menggelar tur dunia untuk ulang tahun ke 20, Hyde dan kawan-kawan bertandang ke Lapangan D Senayan. Tepatnya pada 2 Mei, L’Arc-en-Ciel menggemparkan para Cielers - sebutan fans Laruku - di Indonesia.


Sempat terdengar desas-desus bahwa salah satu band terkaya di dunia ini akan bubar. Bahkan, sempat muncul bahwa sang vokalis, Hyde hendak keluar dari band yang membesarkan namanya. Tetapi, kini terbukti kesolidan band itu membawanya hingga 30 tahun.


Harapan Baru di Lagu Mirai dari L’Arc-en-Ciel


Dengan merilis lagu Mirai, L’Arc-en Ciel mematahkan prasangka bahwa band ini akan bubar. Laruku bangkit di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19 dengan karya yang membawa harapan dan impian bagi siapapun yang mendengarkannya.

Mirai - L'Arc-en-Ciel


Lagu Mirai sudah bisa didengarkan melalui YouTube L’Arc-en-Ciel dan Apple Music pada 31 Mei 2021 waktu Jepang. Judul lagu ini mengingatkan saya pada salah satu lagu Laruku berjudul Mirai Sekai yang dirilis di album Butterfly.


Dari pandangan saya setelah beberapa kali mendengarkan lagu Mirai, L’Arc-en-Ciel tidak menghilangkan ciri khas musiknya selama berpuluh-puluh tahun. Saya sendiri sudah mendengarkan Laruku sejak usia saya masih sangat belia, diawali dengan mendengarkan lagu Hitomi no Jyuunin yang dirilis di album Smile (2004).


Tidak hanya itu, di usia para personil yang seluruhnya menginjak usia 50 tahun, tidak kehilangan karisma dan kehebatannya dalam menciptakan musik yang bagus. Bahkan, seiring bertambah usia, mereka bukannya semakin kehilangan skill, malah semakin ganas dalam berusik.


Karakter vokal Hyde yang kuat, melodi bass Tetsuya yang rumit, dengan harmoni gitar Ken yang berkarakter, dan gebukan drum Yukihiro yang begitu dahsyat menambah kemegahan lagu Mirai.


Dengan dilirisnya lagu Mirai, banyak harapan dari para Cielers agar Laruku merilis album baru. Hasrat para penggemar yang menunggu sejak 2012 begitu besar. Kerinduan itu sedikit terbalaskan dengan lagu Mirai. Seperti maknanya, Mirai (Masa Depan, Jepang) bisa membawa harapan baru di masa yang akan datang. Di tengah keterpurukan global, L’Arc-en-Ciel menyemangati kita semua.


Baca Juga:

18 GREATEST HITS OF GOD BLESS, SEBUAH KUMPULAN MAHAKARYA