Minat Baca Indonesia Rendah?

Minat Baca Indonesia Rendah, Benarkah?

Minat baca masyarakat indonesia rendah menurut kbbi para ahli anak usia dini


JURNALAFSAL - Kali ini kita akan membahas minat baca Indonesia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan para ahli soal minat baca masyarakat dan anak usia dini yang dikatakan rendah. Karya tulis yang saya buat ini tidak sepenuhnya benar, ini hanya digunakan sebagai tambahan referensi bagi para pembaca agar mampu menambah pengetahuan.

Minat Baca Menurut KBBI

Menurut KBBI, minat baca berasal dari dua kata yaitu 'minat' yang artinya keinginan atau gairah, dan 'baca' yang artinya eja atau mengeja, atau membaca. Jadi, minat baca menurut KBBI adalah keinginan yang tinggi untuk membaca.

Jadi, jika Anda menemukan orang yang senang membaca buku alias kutu buku, bisa dikatakan orang itu memiliki minat baca. Menurut saya, sifat seperti itu sangat bagus dan harus ditumbuhkan di masyarakat mengingat banyaknya hoaks.

Baca Juga: Cara Agar HP Tidak Lemot

Selain itu, sifat seperti itu bisa membantu meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan. Artinya, wawasan masyarakat akan lebih luas sehingga Indonesia bisa memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni agar negara ini bisa menjadi negara yang maju.

Minat Baca Menurut Para Ahli

Menurut Liliawati (Sandjaja, 2005), minat membaca merupakan perhatian yang kuat dan memdalam diiringi rasa senang pada kegiatan membaca hingga bisa mengarahkan seseorang untuk membaca atas kemauannya sendiri. 

Menurut Sinambela (Sandjaja. 2005), minat membaca sebagai sikap positif dan adanya rasa keterikatan dalam diri pada aktivfitas membaca dan tertarik pada buku bacaan.

Sementara, menurut Ginting (2005), minat membaca merupakan berbagai bentuk perilaku terarah untuk melakukan kegiatan membaca sebagai tingkat kesenangan yang kuat dalam kegiatan membaca karena senang dan memberi nilai.
Dari penjelasan para ahli di atas, minat baca bisa diartikan sebagai perilaku manusia yang mendapatkan kesenangan dari kegiatan membaca. Bagi Anda yang memiliki kesenangan dalam membaca, baik buku, majalah, surat kabar, atau lain sebagainya, berarti Anda memiliki minat baca. Seperti yang dijelaskan di atas, kesenangan tersebut dapat memberi nilai pada diri kita.

Benarkah Minat Baca Masyarakat Indonesia Rendah?

Banyak yang mengatakan minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Saya memang tidak memiliki data kongkrit soal ini. Namun, banyak hal yang membuktikan bahwa Indonesia memiliki minat baca yang rendah.

Bila Anda berselancar di media sosial, saat ini masyarakat lebih senang berkomentar daripada membaca lebih dalam mencari referensi lebih banyak untuk menyikapi suatu topik.

Selain itu, terkadang masyarakat terlalu cepat menerima informasi yang menyebarkannya, tanpa mencari tahu kebenaran dari informasi itu sendiri. Itulah bukti bahwa masyarakat Indonesia rendah dalam minat baca.

Minat baca masyarakat Indonesia yang rendah hanya akan membawa kemunduran berpikir bagi kita semua. Bagaimana Indonesia bisa maju, jika masyarakatnya tidak berpikir maju.

Pentingnya Minat Baca Anak Usia Dini

Untuk mengatasi minat masyarakat yang rendah, dibutuhkan strategi khusus agar tidak berkelanjutan. Salah satunya adalah mengembangkan minat baca anak sejak usia dini. Ini menjadi cara paling ampuh untuk dilakukan.

Baca Juga: Wisudawan Pamer iPhone 11, Akhirnya Dibully Netizen

Anak di usia dini biasanya lebih cepat meresap ilmu dan kebiasan. Maka dari itu, orang tua harus menerapkan perilaku minat baca pada anak usia dini agar bisa berkelanjutan sepanjang usianya bertambah.

Meskipun banyak cara yang bisa dilakukan, cara satu ini merupakan cara yang cukup ampuh menurut saya. Terlebih teknologi yang semakin mudah membuat anak lebih suka dengan gawai, terlebih untuk hiburan.

Maka dari itu, minat baca perlu ditumbuhkan sejak anak usia dini, agar masyarakat Indonesia meimiliki intelektualitas yang tidak rendah alias tinggi. Semoga Indonesia bisa semakin maju dengan membaca.


Comments

Popular Posts