Wisudawan Pamer iPhone 11, Akhirnya Dibully Netizen

Beli Pakai Uang Sendiri, Wisudawan Ini Malah Dicibir Pamer iPhone 11

Wisudawan Dicibir Karena Pamer HP iPhone 11

Di zaman sekarang semua hal dapat dengan mudah diketahui orang banyak. Seperti wisudawan yang viral karena pamer iPhone 11 di hari wisudanya itu.
Wisudawan asal Malaysia bernama Amsyar itu menjadi sorotan setelah memamerkan iPhone 11 di acara wisudanya. Sontak, para wisudawan yang lain pun heboh dibuatnya.
Aksi wisudawan yang pamer ponsel iPhone 11 miliknya pun diunggah oleh akun Twitter @annazrulan. Unggahan itu pun menunjukan bahwa si pemilik akun tidak suka dengan sikap pamer seorang wisudawan.
“Jika kalian membeli iPhone 11, jangan bersikap seperti dia. Memalukan.” seperti itu lah kira-kira maksud dari unggahan @annazrulan ini. Akhirnya, banyak pula netizen lain yang ikut mencibir Amsyar.
Ternyata oh ternyata, setelah wawancara dengan My Metro, Amsyar cukup menertawakan komentar-komentar netizen tersebut.
Amsyar tidak peduli dengan berbagai cibiran netizen. Ia menilai mereka cuma sok tahu.
Agar bisa membeli iPhone 11 yang harganya SGD 1749 atau Rp16,9 juta, Amsyar bekerja keras dengan keringatnya sendiri ketika masih kuliah.
Tentunya, Amsyar begitu bangga dapat memiliki iPhone 11 Pro. Sebab itu merupakan tuntutan pekerjaannya sebagai fotografer di Instagram. Dan, dari pekerjaan itu pula ia bisa membeli smartphone itu.
Bahkan, Amsyar yang merupakan lulusan Keamanan Internet ini terbilang berprestasi. Terbukti dengan adanya tawaran pekerjaan dari Huawei dan Honor kepadanya.
Selain itu, setelah wisudanya itu Amsyar akan diterima di perusahan minyak dan gas bumi di Kuala Lumpur, Malaysia. Hebat bukan? Pasti malu tuh yang cuma bisa nyinyir.
Dapat disimpulkan dari peristiwa ini bahwa, teknologi dapat menimbulkan kesalahpahaman di antara manusia. Bahkan, dapat memicu perpecahan.
Menilai seseorang bukan dari sosial media bukan juga dari iPhone 11, tapi berdasarkan perilaku sosialnya di dunia nyata. Banyak dari kita lebih suka prasangka dan mengira, padahal kita punya lisan untuk bertanya.
Jika tidak tahu apa-apa jangan membuat pernyataan bodoh. Bertanya sebelum menyebarkan sesuatu dan berpikir positif pada hal yang belum diketahui kebenarannya.

Comments

Post a Comment

Popular Posts