Kontroversi Wiranto Selama Menjadi Menkopolhukam

Tiga Kontroversi Wiranto

 Kontroversi Dalam Rekam Jejak Wiranto Menjadi Menkopolhukam

Wiranto adalah menteri yang kini tengah banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Kontroversi miliknya yang paling baru adalah mengenai kasus penusukan yang menimpanya, Kamis 10 Oktober 2019 kemarin. Namun, ternyata kontroversi Wiranto bukan hanya ini.

Setidaknya ada tiga kontroversi yang menemani rekam jejak Wiranto selama ini. Sejak menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia, Wiranto pernah membuat masyarakat gempar dengan ucapan atau pun kebijakannya.

Tepat lima hari sebelum tragedi penusukan yang menimpanya, ia sempat menuai kontroversi terkait pengungsi gempa di Ambon. Saat itu Wiranto mengatakan bahwa pengungsi korban gempa di Maluku menjadi beban pemerintah.

Bagaimana bisa ucapannya itu tidak melukai hati masyarakat? Bukankah pemerintah pusat itu seharusnya memberikan perhatian terhadap para pengungsi? Wiranto pun membungkam semua itu dengan mengatakan bahwa itu hanya kesalahpahaman.

Wiranto berpendapat bahwa imbauannya kepada masyarakat Ambon untuk pulang ke rumahnya adalah demi keamanan. Keamanan siapa? Akhirnya Wiranto mengklarifikasi ucapannya dan meminta maaf.

Kontroversi yang kedua, Wiranto pernah membuat pernyataan terkait Undang-Undang Terorisme bahwa penyebar hoaks harus dijerat dengan pasal aturan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, pernyataan tersebut diucapkannya ketika momen Pemilu 2019. Saat itu, Pemilu sedang begitu panas dan isu-isu People Power banyak bertebaran.

Sejak saat itu, masyarakat pun ikut memanas bersama api Pemilu yang membara. Namun, saat itu kita tidak menemukan daging yang dipanggang bersama kontroversi Wiranto kala itu.

Selanjutnya, Wiranto kembali membuat kontroversi di Indonesia dengan menantang Prabowo Subianto yang kala itu menjadi calon Presiden Indonesia 2019.

Wiranto mempertaruhkan rumahnya untuk menantang Prabowo yang sempat mengatakan bahwa Indonesia akan punah apabila dirinya terpilih menjadi Presiden Indonesia. Namun, hingga kini kontroversi tersebut lenyap ditelan masa.

Itulah rekam jejak Wiranto dengan tiga kontroversi miliknya. Indonesia memang selalu penuh dengan cerita-cerita hebat di dalamnya. Namun, masih banyak yang tak mau peduli, membaca, dan berkarya. Indonesia butuh itu, untuk mengembalikan kejayaan negeri ini.




Jurnal Afsal Muhammad

Comments

Popular Posts