Crosshijaber, Sebuah Kebobrokan Berpikir Pria Berhijab

Crosshijaber, Sebuah Kebobrokan Berpikir Pria Berhijab
Fenomena Crosshijaber di sosial media. Foto: Cianjur Today
Crosshijaber atau pria berhijab perempuan saat ini telah menghebohkan jagat dunia maya. Banyak media yang memberitakan viralnya kabar ini. Termasuk saya yang menulis berita di Cianjur Today soal ini.
Asal muasal nama crosshijaber sendiri berasal dari cross dressing atau berlintas busana. Sebuah tindakan memakai busana atau aksesoris dari gender yang berbeda. Tentunya ini adalah kebobrokan berpikir yang sejak lama tidak diperbaiki.
Tentu terlepas dari faktor internal atau eksternal para pelaku crosshijaber atau pria berhijab ini, tindakan lintas busana memang bukan bagian dari budaya. Bahkan etika, dan di dalam ajaran agama pun itu tidak diperbolehkan. Sungguh sangat miris.
Kemirisan yang ada di dalam pikiran saya, para pria berhijab itu dengan percaya diri berbaur dengan wanita lainnya hingga ke toilet sekalipun. Ini adalah kebobrokan berpikir yang amat-amat tidak bisa dipercaya dan diterima. Bayangkan! Pria berhijab!
Hal yang begitu membuat saya tertawa sekaligus jijik, para pria itu begitu percaya diri membagikan tips dalam melakukan lintas busana. Ini sudah jauh dari nalar kita selama ini. Sebagai mahasiswa, wartawan, dan masyarakat Indonesia tentu saya melarang ini.
Pria berhijab ini memang tidak dapat dikenali hanya dengan melihat sekilas. Mereka berubah sedemikian rupa agar menyerupai perempuan. Pakaian, sepatu, manset, cadar, hijab, semuanya begitu mirip dengan perempuan.
Saya sebagai seorang pria pun kini merasa lebih berhati-hati ketika bertemu dengan teman perempuan baru dengan pakaian bercadar. Ini bukan soal isu teroris. Tapi, soal pria berhijab yang sungguh menjijikan di mata saya.
Kehidupan pria berhijab di sosial medianya pun begitu aktif. Terbukti banya ditemukan insta story dari para pria berhijab itu ketika tengah beraktifitas di luar rumah. Saya rasa ada efek psikologis tertentu yang saya belum ketahui.
Intinya, saya begitu mengecam keras adanya komunitas ini. Bagi para perempuan di luar sana, saya harap kalian berhati-hati. Siapa tahu, Pria berhijab ada di sekitar kalian.